BLITAR "PHONE ACCESSORIES"

Tampilkan postingan dengan label Mobile / ponsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobile / ponsel. Tampilkan semua postingan



Lensa telescope/telezoom
Rp 175.000 — Kota Blitar
"Lensa Tele Zoom Universal Telescope Clip Jepit Mobile Phone"
Bisa untuk semua tipe HP/TABLET
Lensa ini bisa mengambil foto/video dari jarak jauh menjadi lebih dekat/besar tanpa mengurangi kualitas gambar karena menggunakan Zoom Optic.
Lensa ini bisa di gunakan membuat background foto menjadi blur dan obyek utama menjadi tajam,seperti fitur kamera profesional.
Fokus bisa di setting/di adjust.
Kelengkapan:
-Lensa Telephoto/Telescope Zoom
-Jepitan Lensa
-Cover Lensa
-Kain Lap Lensa/Lens Cleaner
-Box
‪#‎Mohon‬ konfirmasi stock warna
-pin 56BDC124
-sms/wa 085736783415

MANAJEMEN RAM DI ANDROID / LINUX

MANAJEMEN RAM DI ANDROID / LINUX

Banyaknya user yang awam tentang linux/android dan menyamakan persepsi salahyang mereka tahu dengan sistem operasi windows. perlu diingat, Android based on Linux, bukan windows… cara kerja, pengaturan, serta manajemennya juga berbeda karena berbeda sistem operasi
Tiga hal yang perlu diingat
  1. Android/Linux itu semua tentang efisiensi..
  2. Android mengganggap RAM itu adalah Sumber daya (Resource) yang harus digunakan
  3. Android memiliki AutoKiller Saat Low memory atau LMK
Konsep pemakaian memori Linux adalah semua tentang efisiensi. RAM adalah sumber daya yang harus digunakan, 100% jika memungkinkan, sepanjang waktu (jika memungkinkan).
Linux menggunakan RAM yang tidak digunakan untuk cache data danfilesystem meta-data dari perangkat penyimpanan lambat (Flash atau disk) karena mengambil informasi dari RAM jauh lebih cepat: Tidak ada hambatan (bottleneck) seperti media fisik lambat, slow buses or device clocks, dan tidak memerlukan dekompresi.
dekompresi : tiap aplikasi di android itu adalah compiled java within compressed zip.
jadi apk harus di dekompresi, sebelum aplikasi siap untuk di ekseskusi

 

LOGIKA KERJA RAM ANDROID/LINUX

Ram : meja kerja
CPU : pegawai
isi ram : barang-barang
Seorang pegawai (CPU), dia kerjanya mengatur, pendataan, stempel, dan tanda tangan…
mana yang lebih baik??
A. meja kerja pegawai tsb diisi penuh oleh barang2 yang sering dia pakai, kaya pulpen, scanner, printer, stempel, agar dia semakin cepat mengerjakan kerjaannya, semakin besar meja (RAM), semakin baik kerjanya.. atau..
B. meja kerjanya kosong, dan dia harus ambil pulpen ke tempat pengadaan pulpen, mau scan harus ke scanner di ujung kantor, mau nge-print harus jalan dulu ke printer
no.1 adalah cara Android/Linux bekerja
balik ke tulisan atas : Linux/Android itu semua tentang efisiensi..
Android menganggap RAM itu resource yang harus digunakan, 100% klo emang bisa..

HUBUNGAN RAM BATTERY

RAM usage tidak mempengaruhi battery
  1. Mengisi RAM itu diatur oleh Memory Controller BUKAN CPU/APU
  2. apapun yang di store di memory, digunakan atau tidak, tidak mengaktifkan CPU/APU, tapi oleh memory controller chip.
  3. Semakin sedikit FREE RAM di android semakin cepat, karena semua resource yg ada sudah tersedia di RAM, jadi tinggal panggil address resource di ram, tidak perlu mencari lalu me-load frameworks/bitmap/vector/content
The amount of data you hold in memory doesn’t influence the battery life as the complete memory has to be refreshed all the time, whether you store something there or not (the memory controller doesn’t know whether a part is “unused”).

LOGIKA :

Ram : meja kerja
CPU : pegawai
Isi ram : barang-barang
Sekretaris : Memory Controller
karena sekretaris tau apa yang sering pegawai pakai, oleh sekretaris meja kerja diisi barang2 yang sering digunakan.. pegawainya (cpu) ya tinggal pakai aja

LMK

Android sendiri sudah memiliki LMK (Low Memory Killer) untuk mengatur kebutuhan memory Di dalam LMK ini ada 6 pembagian untuk pengaturan task killer, yaitu:
  • FOREGROUND_APP : Aplikasi yang ada aktif dilayar saat ini
  • VISIBLE_APP : Aplikasi yang hidup dan berjalan di background karena masih melakukan sesuatu
  • SECONDARY_SERVER : sebuah proses/service yg dibutuhkan aplikasi yang sedang berjalan
  • HIDDEN_APP : is a process, that sits idle (but still alive) in case it’s needed by an app that’s alive and running. For the most part, we never want to adjust when these apps and processes are killed off.
  • CONTENT_PROVIDER : This is apps that provide data (content) to the system. HTC Facebook Sync? That’s a CONTENT_PROVIDER. So are things like the Android Market, or Fring. If they are alive, they can refresh and provide the content they are supposed to at the set interval. If you kill them, they can’t of course.
  • EMPTY_APP : I call these “ghosts.” They are apps that you have opened, but are done with them. Android uses a unique style of handling memory management. When an activity is ended, instead of killing it off Android keeps the application in memory so that opening them again is a faster process. Theses “ghost” apps use no battery or CPU time, they just fill RAM that would be otherwise empty. When this memory is needed by a different application or process, the RAM is flushed and made available for the new app. To satisfy the geekier people (like myself) Android does this by keeping a list of recently used apps, with the oldest apps in the list given the lowest priority — they are killed first if RAM is needed elsewhere. This is a perfect way to handle ‘ghost’ processes, so there’s no need to touch this part
walaupun sudah diatur oleh system, tapi kita bisa mengaturnya sendiri…
Setiap Handset mempunyai setting LMK yg berbeda-beda..
NOTES FROM ABANGKIS @id-android
Setiap service/app bisa dimatikan oleh android jika di rasakan perlu. Misalnya jika sistem merasa kekurangan memory maka service tersebut dimatikan berdasarkan skala prioritas yg ada. Ketika proses yg meminta memory banyak telah selesai. Maka system pun yg bertanggung jawab utk menyalakan servis itu kembali.
MENGAPA ANDROID TIDAK MEMBUTUHKAN TASK KILLER?
  • Kebanyakan Aplikasi akan keluar dengan sendirinya apabila user menekan tombol “back”
  • Jika menekan Home, Android will eventually kill it once it’s been in the background for a while.
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika membutuhkan memory
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika task/proses itu sudah selesai dilakukan
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika user tidak menggunakannya dalam waktu lama
  • Hampir semua services yang berjalan di background menggunakan sedikit memory ketika aktif tapi tidak melakukan sesuatu.
  • Mematikan paksa aplikasi/task/proses memiliki efek samping yang tidak baik untuk system, karena CPU akan aktif untuk mengaktikan kembali task/proses yang dibutuhkan, dan memulai serangkaian proses untuk mengecek proses yang dibutuhkan.
PENYEBAB ANDROID CEPAT PANAS

PENYEBAB ANDROID CEPAT PANAS

Kendala panas pada smartphone android sudah menjadi rahasia umum bagi setiap pengguna jenis gadget satu ini. Bisa dikatakan “panas” sudah identik dengan keberadaan teknologi gadget android. Walau bentuknya kecil dengan fungsi telepon, tetapi kerjanya hampir mirip PC atau laptop. Bedanya, jika PC memiliki sistem pendingin berupa fan atau lainnya, sedangkan smartphone tidak demikian. Wajar jika Hp Android terkesan cepat panas dibandingkan feature phone atau Hp biasa.
Walaupun kebanyakan Hp Android Cepat Panas, tetap saja sebagai pengguna harus tahu batasan panas yang sering terjadi pada gadget. Panas yang terlalu melebihi kewajaran bisa saja menyebabkan terjadinya ledakan atau hal lain yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna smartphone untuk mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
Dan berikut ini adalah beberapa Penyebab dan Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas untuk Anda pengguna gadget android.
  1. Debu Yang Berlebihan
    Penyebab Hp Android Cepat Panas bisa terjadi karena debu yang berlebihan dan menutupi dan menghambat saluran suhu panas untuk keluar. Suhu panas pada Hp Android bisanya di netralisir dengan lubang-lubang kecil pada smartphone. Jika itu tertutup debu, maka kemungkinan besar Hp Android Cepat Panas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena debu berlebihan adalah dengan selalu membersihkan tempat penyimpanan smartphone Anda, seperti saku, tas, atau lainnya.Gunakanlah cover pelindung dengan bahan yang tidak menyerap debu pada smartphone.
  2. Kinerja Berlebihan
    Memaksa smartphone untuk bekerja keras menjalankan aplikasi bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Hal ini dikarenakan CPU beroperasi sangat cepat sehingga membuat dirinya sendiri memanas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena kinerja yang berlebihan ini adalah dengan memahami spesifikasi gadget kita. Jangan menjalankan aplikasi berat seperti game HD, GPS, streaming, atau lainnya melebihi batasan CPU dan RAM Hp Android Anda.
  3. Menggunakan Hp di Tempat Panas
    Pernakah Anda menelepon di bawah terik matahari karena kurangnya sinyal? Pasti Anda akan merasa Hp Android Anda cepat panas. Suhu sekitar bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Selalu menggunakan smartphone Anda pada tempat yang kondusif dengan suhu normal bisa menjadi Cara terbaik untuk Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
  4. Sinyal Bermasalah
    Biasanya ini sering dialami ketika Anda berada dalam suatu perjalanan melewati daerah yaang jauh dari BTS terdekat. Smartphone memaksakan diri untuk mencari sinyal secara terus menerus. Ini bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Solusinya, matikan sinyal internet Anda jika memang terdeteksi minim jaringan, atau jika perlu, menggunakan mode pesawat pada jaringan lemot bisa menjadi Cara terbaik untuk Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
  5. Active Background Application
    Kebanyakan pengguna juga lupa menutup aplikasi yang sudah mereka buka. Padahal, hal ini sebenarnya membuat aplikasi tersebut tetap berjalan dan aktif (Active Background Application) di sistem smartphone. Ini bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena hal ini bisa dengan menutup setiap aplikasi yang sudah selesai digunakan. Bisa juga dengan menggunakan aplikasi pembersih RAM yang ada di PlayStore.
  6. Kerusakan Pada Baterai
    Kondisi baterai smartphone yang tidak layak pakai bisa mejadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Sistem kerja baeterai yang tidak optimal membuat hardware berjalan tidak stabil. Oleh karena itu, mengecek optimalisasi kinerja baterai bisa menjadi salah satu Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas. Disinilah pentingnya ketersediaan aksesoris perangkat yang Anda beli jika ingin mengganti baterai yang baru.
Nah, itu dia penyebab-penyebab mengapa Android kalian cepat sekali panas.
MENGAPA TERJADI FORCE CLOSE DI ANDROID ?

MENGAPA TERJADI FORCE CLOSE DI ANDROID ?

Apakah smartphone Android kalian pernah mengalami Force Close? Mengapa bisa terjadi force close? Kali ini saya akan membahasnya, supaya kita tidak salah kaprah dalam menghadapi FC ini.
Begini pesan force close di Android OS :

“The application has stopped unexpectdly. please try again, Force Close”

Peristiwa ini tentu pernah dialami oleh seluruh pengguna Smartphone Android. Force close ini hampir serupa dengan :
Windows : “This program is not responding, End Now”
Symbian : “App Close main error/ Application Closed, close some applications and try again”
Ada beberapa penyebab smartphone Android force close. Penyebab-penyebab itu adalah :
MASALAH RAM
RAM merupakan salah satu komponen penting dalam Smartphone Android. RAM berfungsi untuk menampung aplikasi-aplikasi yang sedang dijalankan dan mengolah multitasking. RAM di bermacam-macam sp Android tersedia ukuran: 256 MB, 512 MB, 768 MB, 1 GB, 1.5 GB, 2 GB, dan yang terbesar saat ini adalah 3 GB.
Jika RAM hampir penuh, karena banyak aplikasi yang berjalan sekaligus, maka aplikasi/games yang tidak kebagian cukup tempat akan force close. Misalnya untuk menjalankan games HD X dibutuhkan RAM 100 MB, sedang sisa available/free RAM kita hanya 20MB, maka games itu akan force close.
Yang mengkonsumsi RAM di Android OS yakni sistem androidnya, UI Smartphone, service pack, aplikasi2 Google (Google Search, Google Play, Google Maps, GMail, dll), aplikasi2 chatting (WA, BBM, Line, Wechat, Kakaotalk, dll), aplikasi2 launcher, dan widget.
APLIKASI TIDAK COMPATIBLE
Penyebab munculnya Force Close selain masalah RAM, adalah aplikasi yang tidak compatible untuk dipasang di OS/Smartphone Android itu. Misalnya kita memasang aplikasi Nova Launcher di OS Android Froyo, nah ketika dibuka launchernya tentu akan muncul Forcle Close. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini karena Nova Launcher hanya bisa dijalankan di OS Android ICS dan OS diatasnya.
BUGS APLIKASI
Bugs Aplikasi merupakan masalah/error yang muncul karena kesalahan bagian dari aplikasi itu sendiri / aplikasi belum sempurna / aplikasi masih tahap beta. Biasanya beberapa developer akan memberikan update di aplikasi itu untuk menghilangkan masalahnya.
KETIDAKCOCOKAN HARDWARE
Masalah Force Close dapat juga ditimbulkan karena ketidakcocokan/kekurangan fasilitas hardware. Contohnya :
  • Memasang game Asphalt 8 Airbone, tapi arsitektur processor kita jadul, ARMv6 (Asphalt 8 dapat dijalankan di processor minimal ARMv7)
  • Memasang aplikasi Flash Light, tapi kamera kita tidak mempunyai lampu flash
Hal yang paling sering mengalami Force Close adalah Games-games HD. Hal ini karena games-games HD memerlukan spesifikasi minimal tertentu (processor, gpu, dan resolusi layar)
KESALAHAN PENEMPATAN FILE / FOLDER
Mungkin diantara kalian melihat memori internal kita penuh, lalu kita memindahkan sebagian folder ke memory card, tanpa kita sadari folder tersebut dibutuhkan oleh aplikasi tertentu untuk berjalan. Maka ketika aplikasi dijalankan, yang harusnya membaca file-file yang ada di folder semula sebelum dipindahkan, tapi karena folder tersebut sudah tidak ada/dipindahkan maka aplikasi akan force close
Penyebab Lainnya :
  • System Crash
  • Kernel tidak mampu mengeksekusi perintah
  • Bentrok dengan aplikasi serupa yang lainnya
  • Kesalahan konfigurasi aplikasi
  • Masalah temporary file
Oke sementara itu dulu alasan mengapa smartphone Android kita mengalami Force Close. Bila ada yang ingin menambahkan, silahkan tambahkan di kolom komentar :)
PEMAHAMAN SALAH KAPRAH TENTANG TASK KILLER ANDROID

PEMAHAMAN SALAH KAPRAH TENTANG TASK KILLER ANDROID

(Alasan mengapa Android Task Killer Tidak Kita Butuhkan)

 Android task killer  adalah salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh (download) oleh para pengguna handphone Android. Aplikasi ini memiliki fungsi untuk mematikan aplikasi-aplikasi lainnya baik aplikasi yang sedang aktif maupun aplikasi yang sedang berjalan di background.
 
Dikatakan bahwa dengan mematikan aplikasi atau game Android menggunakan Android Task Killer, hp Android anda akan bekerja lebih cepat dan lebih hemat baterai. Namun, apakah memang benar kenyataannya seperti itu? Untuk mengetahui mengenai hal tersebut, ada baiknya anda mengetahui cara kerja sistem Android terlebih dahulu. Namun bila anda tidak memiliki waktu banyak bisa langsung ke bagian Rangkuman di bagian bawah
Advance Task Killer
Sistem Kerja Android dan Salah Kaprah Mengenai Task Killer
Jika anda menginstall Android task killer, sebagai contoh yang terkenal Advance Task Killer, pada aplikasi tersebut akan terlihat daftar aplikasi yang sedang aktif dan aplikasi yang sedang berjalan di ­background (aplikasi yang masih berjalan namun sudah/sedang tidak digunakan). Pada Aplikasi tersebut tertera juga sisa memori RAM (available memory) yang tidak terpakai pada telepon anda.
RAM: Random Access Memory adalah memori sementara yang digunakan oleh CPU (Central Processing Unit) untuk mengakses informasi atau data-data yang diperlukan untuk menjalankan suatu “proses”. Semakin besar RAM, maka secara garis besar akan mempercepat kinerja sistem karena CPU dapat mengakses lebih banyak informasi pada saat yang bersamaan. Jika anda mematikan salah satu aplikasi, maka available memory akan meningkat. Anda dapat mematikan aplikasi satu persatu maupun sekaligus. Anda dapat mengaturnya agar dapat mematikan aplikasi secara otomatis pada interval waktu tertentu atau ketika layar dimatikan.
Setiap aplikasi Android yang berjalan akan “memakan” memori RAM telepon anda. Semakin banyak aplikasi yang diaktifkan, semakin sedikit sisa memori (available memory) yang tersisa. Hal inilah yang sering disalah artikan oleh pengguna handphone Android. Kebanyakan dari pengguna berpikir semakin sedikit aplikasi yang aktif dan semakin banyak sisa memori yang tersedia, maka semakin cepat kinerja ponsel dan juga akan semakin irit baterai. Hal ini tidaklah benar. Pada sistem Android, setiap aplikasi yang tidak aktif digunakan akan disimpan dalam sistem “memori” telepon.
Aplikasi yang disimpan dalam memori atau berjalan di background akan lebih cepat untuk di aktifkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Dengan mematikan aplikasi yang berjalan di background justru akan membuat handphone mengeluarkan energi lebih banyak ketika aplikasi tersebut ingin diaktifkan kembali yang pada akhirnya justru membuat baterai menjadi boros.
Selama aplikasi tersebut tidak aktif atau tidak menggunakan CPU dan hanya menggunakan memori RAM HP Android anda, maka aplikasi tersebut tidak akan membuat ponsel anda menjadi lebih boros. Anda juga tidak perlu khawatir kekurangan memori RAM jika sewaktu-waktu anda ingin mengaktifkan, misalnya game HD (high definition) yang membutuhkan RAM besar, karena sistem Android akan secara otomatis mematikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background yang tidak diperlukan agar dapat memberikan available memory (RAM) yang lebih banyak. Artinya anda tidak perlu khawatir akan ada penurunan performa handphone jika banyak aplikasi yang berjalan di background.
Sistem kerja Android yang secara otomatis mematikan aplikasi bila diperlukan membuat beberapa (bahkan banyak) pengembang aplikasi yang membuat aplikasi android yang tidak memiliki tombol exit, atau setidaknya tombol exit agak merepotkan untuk di akses.
Catatan: Kondisi ini berlaku untuk sistem operasi Android. Untuk sistem operasi lainnya, pada umumnya tidak akan secara otomatis mematikan aplikasi bila dibutuhkan RAM lebih banyak, sehingga untuk meningkatkan kinerja, pengguna harus mematikan aplikasi yang tidak terpakai.
Resiko Menggunakan Android Task Killer
Penggunaan task killer memiliki resiko. Jika anda tidak sengaja mematikan aplikasi yang diperlukan oleh sistem Android, maka ponsel tidak akan beroperasi sebagaimana mestinya. Sebagai contoh, tanpa sengaja aplikasi push email anda matikan dan ponsel Android anda terlihat seperti berjalan normal, namun tanpa disadari anda tidak akan menerima notifikasi bila ada email baru.
Namun, sebenarnya hal ini sudah di antisipasi oleh pembuat Advance Task Killer (ATK) dengan membuat pengaturan ignore list (daftar hirau) yaitu anda dapat menentukan aplikasi mana saja yang tidak boleh dimatikan. Selain itu ATK dapat membantu anda untuk memilih aplikasi mana saja yang sebaiknya di masukkan dalam ignore list secara otomatis.
Masih Perlukah Task Killer?
Saya pribadi masih menginstall ATK pada handphone Android yang saya miliki. Hal ini bukan untuk mematikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background, namun untuk memudahkan saya untuk mematikan aplikasi yang berjalan dengan tidak semestinya (error). Dari sisi performa dan kinerja baterai, saya tidak menemukan perbedaan saat dahulu saya masih aktif menggunakan ATK dengan saat sekarang saat saya jarang sekali menggunakan ATK.
Rangkuman dan Pertanyaan
1. Apa itu Android Task Killer?
Jawab: Adalah aplikasi Android untuk mematikan aplikasi-aplikasi lainnya baik secara manual maupun otomatis
2. Apakah penggunaan Android Task Killer akan mempercepat kinerja dan menghemat baterai hp Android yang saya miliki?
Jawab: Tidak juga
3.Kalau begitu, maka tidak diperlukan RAM besar pada handphone Android?
Jawab: Tergantung kebutuhan. Sebagai contoh, bila sebuah aplikasi katakanlah membutuhkan RAM sebesar 300 MB untuk dapat berjalan dengan normal, dan dari sisi hardware handphone Android hanya memilik RAM sebesar 256 MB, maka walaupun semua aplikasi yang berjalan di background sudah dimatikan oleh sistem Android, namun tetap saja akan terjadi kondisi dimana aplikasi tidak dapat berjalan / berjalan lambat akibat kekurangan RAM.
4. Saya menggunakan Android Task Killer dan saya merasakan kinerja ponsel saya meningkat dan lebih hemat baterai.
Jawab: Hal tersebut bisa diakibatkan oleh tiga hal. Yang pertama, task killer mematikan aplikasi yang tidak bekerja dengan sempurna (aplikasi rusak / bad code) yang membuat sistem operasi Android dan CPU bekerja ekstra. Kedua, task killer mematikan aplikasi yang menggunakan koneksi internet secara terus menerus danketiga, itu hanya sugesti anda saja
Kesimpulan
Sejak lama topik ini merupakan perdebatan yang cukup panas dan pada forum-forum Android banyak yang saling memberi pendapat baik berdasarkan pengalaman masing-masing maupun dengan menggunakan data teknis yang mereka miliki.  Sebagian mengatakan bahwa Android Task Killer sangat diperlukan, sebagian lainnya mengatakan sebaliknya.  Saya tidak menganjurkan dan juga tidak melarang anda untuk menggunakan Android task killer. Apabila anda merasa nyaman dan merasakan manfaat dari penggunaan Android Task Killer, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
Task killer diperlukan untuk mematikan aplikasi yang berjalan dengan tidak semestinya, misalnya dalam kasus yang kadang2 saya alami, saat aplikasi browser Opera tidak mau koneksi ke internet, saya matikan terlebih dahulu menggunakan task killer lalu saya aktifkan kembali Browser Opera dan koneksi menjadi normal kembali.
Saya Sarankan jangan mengatur task killer untuk secara otomatis mematikan aplikasi pada handphone Android anda, karena ada kemungkinan membuat sistem operasi Android menjadi tidak stabil. Namun, jika anda yakin bahwa aplikasi yang akan dimatikan secara otomatis tidak akan membawa dampak apapun pada HP anda, hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
APLIKASI ANDROID WAJIB MENURUT SAYA :)

APLIKASI ANDROID WAJIB MENURUT SAYA :)

Banyak sekali yang bertanya baik itu di blog ini maupun di Twitter, “bang, aplikasi wajib untuk Android apa ya?” ehm, sebenarnya gak ada yang wajib sih bro, suka-suka aja. Namun sekarang, saya akan sharing aplikasi yang wajib ada di setiap Android saya, jadi setiap Android baik itu Tablet / Smartphone milik saya, pasti ada aplikasi ini. Apa sajakah itu?
  1. All-in-One Toolbox
    Aplikasi ini banyak sekali fungsinya, dari mulai untuk mematikan startup (aplikasi yang jalan otomatis setiap HH dihidupkan), untuk menghapus cache,  untuk mengetahui sisa RAM, untuk mengetahui proses-proses aplikasi yang berjalan dan mematikannya, menghapus history / jejak, sampai bisa untuk menghapus serta menginstall aplikasi serta mem-backup aplikasi. Pokoknya aplikasi ini komplit banget, wajib banget lah. Aplikasi All-in-One Toolbox ini bisa di dapatkan di sini.
  2. BatteryGuru
    Aplikasi BatteryGuru berfungsi sebagai penghemat baterai. Oiya, BatteryGuru ini KHUSUS bagi yang memakai prosesor Snapdragon saja. Jadi yang selain prosesor tersebut, sepertinya aplikasi ini sia-sia saja :DAplikasi ini bisa didapatkan di sini.
  3. CamScanner
    Sebagai seorang dosen, saya selalu dihadapkan dengan nilai-nilai dan tugas-tugas dari atasan atau dari mahasiswa-mahasiswa saya. Maka dari itu untuk menunjang kinerja, terutama dalam hal pemindaian, CamScanner ini berguna untuk menggantikan fungsi Scanner. Download di sini.
  4. Catatan Rendy
    Aplikasi blog saya, untuk monitoring, hehehe… Download di sini.
  5. Drive / Google Drive
    Aplikasi ini biasanya sudah ada di saat kita membeli Android, karena memang ini aplikasi bawaan. Aplikasi ini fungsinya untuk membackup data-data kita ke cloud. Jadi gak perlu kuatir data kesayangan / data penting kita hilang.
  6. Aquamail
    Fungsinya sangat penting, yaitu untuk EMAIL. Dengan Aquamail ini, saya bisa menghemat aplikasi, jadi tidak perlu menggunakan Gmail & YahooMail lagi. Selain menghemat RAM, baterai pun juga irit. Download di sini.
  7. FX / File ExplorerUntuk urusan file management, saya selalu menggunakan FX / File Explorer ini. Sejak 2010 saya mempunyai Android pertama, File Explorer inilah yang UI / user interface nya menyerupai dengan File Explorer yang ada di Windows. Jadi saya sudah cinta mati dengan aplikasi ini. Selain itu fungsinya juga sama dengan Root Explorer, bisa juga untuk editing di system dan aplikasi ini biasanya otomatis set permission, itu yang membuat saya betah dengan aplikasi ini :) Download aja di sini.
  8. GreenifyTentu saja ini adalah aplikasi WAJIB. Bahkan bisa jadi semua orang yang memakai Android, pasti menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini berfungsi untuk menghemat RAM dan baterai dengan cara meng-hibernate aplikasi yang sedang tidak digunakan. Download di sini.
  9. Guitar TunerHobi saya adalah bermain musik. Dan saya juga mempunyai sebuah band yang beranggotakan cuma 2 orang, yaitu FrameWorks. Aplikasi ini berfungsi untuk menyetem atau menyetel suara gitar agar tidak fals :DDownload di sini.
  10. Internet Speed MeterAplikasi ini berfungsi untuk mengatur limit dari internet kita. Jadi misalnya kita per bulan itu kuotanya adalah 6GB, maka aplikasi inilah yang akan memberitahukan kita kapan kuota kita akan habis dan juga memberitahukan penggunaan internet kita per hari nya. Selain itu, Internet Speed Meter juga mengukur kecepatan download dan upload kita, jadi kita bisa mengetahui apakah internet kita sedang cepat atau lemot. Download di sini.
  11. Keep / Google KeepDahulu untuk mencatat hal-hal penting, saya selalu menggunakan cara konvensional, seperti kertas atau cara modern dengan menggunakan Evernote. Tapi setelah saya mengenal KEEP, saya langsung jatuh hati kepadanya. Alasannya adalah karena kemudahaannya. Apalagi Keep ini adalah besutan Google, jadi dimanapun saya berada, asalkan ada internet, saya bisa mengakses catatan-catatan saya baik itu melalui PC, bisa diakses di https://drive.google.com/keep/atau melalui smartphone. Download disini.
  12. MX PlayerAplikasi pemutar video yang support hampir semua format video, dari 3gp, flv, mkv, dat, mov, wmv, dll. Selain itu juga support subtitle, enak banget saat menonton file. Download di sini.
  13. ShuttleAplikasi ini biasanya untuk menggantikan fungsi aplikasi musik bawaan yang menurut saya kurang memuaskan. Download di sini.
  14. BabeAplikasi Babe (Baca Berita) ini adalah aplikasi lokal karya bangsa kita, Indonesia. Aplikasi ini cukup menarik, karena fungsinya hampir seperti Flipboard, jadi menyatukan berita-berita dari berbagai sumber, baik itu Detik, Okezone, Goal, MalesBanget, dll menjadi satu wadah dan yang lebih istimewa adalah sudah dikategorikan. Recommended banget pokoknya aplikasi ini untuk menemani kita saat di toilet atau untuk membaca berita-berita terkini. Download di sini.
  15. Nova LauncherLauncher kesayangan saya, karena full modification. Enak banget untuk dioprek, selain itu ringan dan smooth. Download di sini.
  16. PocketAplikasi Pocket ini adalah Aplikasi yang biasanya pertama saya install. Mengapa? Karena aplikasi ini berfungsi untuk menyimpan artikel dari internet dalam bentuk bacaan offline. Jadi kita tidak perlu online atau terhubung internet saat membacanya. Download di sini.
  17. SuperbeamAplikasi inilah yang membuat saya melupakan fungsi dari teknologi Bluetooth. Jadi aplikasi ini fungsinya adalah untuk bertukar data dari satu HH ke HH lainnya melalui Wifi. Jadi lebih cepat daripada menggunakan bluetooth. Download di sini.
  18. SwiftkeyAplikasi pengganti keyboard bawaan. Fitur swype nya membuat saya ketagihan. Selain membuat proses mengetik kita jadi lebih cepat, Swiftkey juga memanjakan kita dengan berbagai tema yang dapat kita ganti-ganti. Selain itu support bahasa Indonesia dan Jawa. Mantap banget kan. Download aja langsung di sini.
  19. SygicKarena saya sering tugas keluar kota, aplikasi navigasi ini sangat penting sekali dalam menunjang pekerjaan saya saat tugas keluar kota. Download di sini.
  20. TeamviewerSebagai seorang dosen, saya sangat memerlukan fitur dari aplikasi Teamviewer dalam proses belajar mengajar. Jadi saya tinggal me-remote PC di ruangan tempat saya mengajar dengan tablet / smartphone saya. Dengan Teamviewer ini proses belajar mengajar akan jauh lebih efektif dan komunikatif. Download di sini.
  21. Titanium BackupInilah aplikasi paling PENTING dalam kehidupan saya, lebay ya? hahaha… Tetapi benar saja, karena saya sering oprek Android saya, baik itu gonta-ganti ROM atau mencoba Porting ROM, maka saya selalu menggunakan aplikasi ini, supaya tidak perlu repot dalam menginstall aplikasi-aplikasi saya yang biasanya jumlah-nya cukup banyak. Jadi ditinggal tidur saja, aplikasi-aplikasi + game-game saya pun kembali lagi sedia kala tanpa kurang satu apapun. Gak perlu lagi deh takut kehilangan aplikasi atau game kesayangan. Download di sini.
  22. Wifi File TransferAplikasi ini sangat penting sekali, apalagi saat saya di kantor. Aplikasi ini berfungsi untuk memindahkan file / data saya dari PC ke Smartphone / tablet atau sebaliknya tanpa perlu repot menggunakan kabel data. Jadi hanya dengan menggunakan Wifi dari kantor saya, kita sudah bisa memindahkan file-file penting kita tanpa ribet. Download di sini. Lihat tutorial dari saya di sini.
  23. ZipmeAplikasi ini berfungsi untuk membuat flashable-zip. Karena saya doyan sekali oprek, terkadang ada beberapa file di system yang lupa tidak saya masukkan, baik itu data lib, system/app, atau yang lain-lain. Nah, daripada saya repot flash ulang ROM nya, lebih baik saya buat saja dalam bentuk zip file yang saya inginkan dengan aplikasi ini. Download di sini.
  24. WordPressYa tentu aja ini penting lah. Kalau gak ada aplikasi ini, blog ini dan tentu saja tulisan ini tidak mungkin ada, karena ini juga saya buat langsung melalui tablet Android, hehehe… Download di sini.
  25. XDAAplikasi ini untuk update aja di forum Android terbesar di dunia :)Download di sini.
Nah, itu dia aplikasi-aplikasi WAJIB yang biasanya selalu saya install. Selain itu sebenarnya masih ada beberapa lagi seperti sosial media, yaitu Tweetcaster, Telegram, Instagram dan Timehop.
Masih ada lagi tools untuk editing, seperti Xposed Installer serta module-modulenya yaitu GravityBox, XBlastTools, Instagram Downloader, App Settings, YouTube AdAway, XuiMod, Xposed Call Blocker dan XHaloFloatingWindow.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KOMO CELL II PHONE ACC - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger