BLITAR "PHONE ACCESSORIES"




Lensa telescope/telezoom
Rp 175.000 — Kota Blitar
"Lensa Tele Zoom Universal Telescope Clip Jepit Mobile Phone"
Bisa untuk semua tipe HP/TABLET
Lensa ini bisa mengambil foto/video dari jarak jauh menjadi lebih dekat/besar tanpa mengurangi kualitas gambar karena menggunakan Zoom Optic.
Lensa ini bisa di gunakan membuat background foto menjadi blur dan obyek utama menjadi tajam,seperti fitur kamera profesional.
Fokus bisa di setting/di adjust.
Kelengkapan:
-Lensa Telephoto/Telescope Zoom
-Jepitan Lensa
-Cover Lensa
-Kain Lap Lensa/Lens Cleaner
-Box
‪#‎Mohon‬ konfirmasi stock warna
-pin 56BDC124
-sms/wa 085736783415

Cara Pintas Aplikasi Pada BarNotifikasi Android

Cara Pintas Aplikasi Pada BarNotifikasi Android


BarLauncher
Android memiliki banyak fitur yang bisa dimanfaatkan dan semua fitur tersebut  sangat menarik dan berguna bagi pengguna android. Barnotifikasi adalah salah satu fitur Android yang paling berguna, tapi seperti kebanyakan hal dengan sistem operasi, Anda akan selalu dapat memodifikasi dan memperbaiki tampilan mereka sesuai dengan keinginan Anda.
Hari ini AI akan memberikan cara membuat baris baru pada Bar notifikasi dengan menambahkan cara pintas aplikasi favorit Andadi Barnotifikasi Android. Seperti kebanyakan hal di Android, hal ini dapat dicapai dengan menginstal sebuah aplikasi, dan dalam hal ini, Anda akan memerlukan Bar Launcher yang dapat Anda download langsung di Google Play Store.
Apa yang dilakukan Bar peluncur adalah membuat bar sekunder dibar pemberitahuan yang dapat  Droiders tarik turun dari atas layar awal Android Anda. Jika Smartphone anda sudah memiliki cara pintas disana, maka barshortcut baru ditambahkan dibawah. Alat ini didukung pada hampir semua perangkat yang ada tetapi satu-satunya persyaratan adalah bahwa Anda harus memiliki OS Android 4.0 atau yang lebih baru. Anda dapat menginstal BarLauncher dari GooglePlay  Store secara gratis.

Persiapan yang harus dilakukan ialah
-Mengikuti langkah-langkahdibawah ini secara urut dan benar
-Download LauncherBar dari Google Play Store secara gratis.
Cara mengatur BarLauncher
  1. Instal BarLauncher yang telah didownload dari Google Play Store.
  2. Setelah Anda  menginstal aplikasi, lalu kemudian buka aplikasi tersebut. Di bagian atas, Anda akan melihat sebuah tombol on / off, yang dinonaktifkan secara default. Hal ini memungkinkan Anda untuk menerapkan dan menghapus Barnotifikasi kedua.
  3. Untuk menambah aplikasi cukup tekan simbol+terletak dilingkaran biru dan akan membuka layar baru dimana semua aplikasi yang ada pada perangkat  Anda.Droiders dapat menambahkan satu per satu, hingga memungkinkan 8 aplikasi secara total.
  4. Aplikasi yang anda tambahkan di Bar Launcher, namun anda sudah tidak menginginkannya lagi dapat dihapushanya dengan menggesernya kekanan. Dengan cara menekan dan tahan aplikasi kemudian geser.
  5. Anda juga dapat mengatur ulang mereka, artinya aplikasi yang tadinya pertama Anda pilihakan menjadi yang pertama di baris, dan hal itu bisa dirubah dengan cara tekan dan tahan pada aplikasi dan tarik keposisi yang Anda inginkan, diposisi berapakah aplikasi tersebut.
Inia dalah langkah-langkah yang harus dilakukan agar dapat menambahkan shortcut aplikasi pada barnotifikasi Android Anda. Yang keren tentang BarLauncher adalah bahwa Anda dapat membuat beberapa baris cara pintas dibarnotifikasi Anda. Selain itu Anda juga dapat mengubah beberapa parameter dalam pengaturan seperti warna latar belakang, menghilangkan ikon LaunchBar dari Barnotifikasi dan pengaturan lainnya.
PC Monitor : Aplikasi Untuk Mengontrol Komputer Dari Android

PC Monitor : Aplikasi Untuk Mengontrol Komputer Dari Android


Rate this item
(1 Vote)
control
Jika Kamu ingin melacak PC Kamu dan kebetulan sedang berada jauh dari komputer, Kamu bisa melakukannya dari perangkat Android Kamu dengan mudah. Yang Kamu butuhkan adalah perangkat Android yang kompatibel dengan aplikasi PC Monitor dan koneksi internet yang baik.
Artikel ini akan membantu Kamu untuk memahami prosedur bagaimana Kamu bisa mengontrol komputermu dari perangkat Android dengan PC Monitor.
INSTRUKSI
  1. Kamu perlu memiliki Android 2.1 atau versi terbaru, akun Google dan koneksi jaringan yang baik.
  2. Pergi ke 'Google Play' dan cari aplikasi 'monitor PC ' kemudian  download dan install di perangkat Androidmu.
  3. Harap memastikan bahwa PC Kamu memiliki akses jaringan kemudian download aplikasi ‘PC Monitor Manager' dari mobilepcmonitor.com, setelah memilih versi sistem operasi yang Kamu miliki ( 32 atau 64 bit ). Setelah men-download aplikasi tersebut, instal dan kemudian jalankan aplikasinya.
  4. Sekarang, Kamu harus membuat akun user yang akan digunakan untuk bisa terhubung ke lebih dari satu PC pada suatu waktu. Pastikan bahwa Kamu bisa mengingat informasi ini lalu klik 'Create '.
  5. Setelah mengklik 'Create', kotak ‘Email Validation Code' akan muncul pada layar Kamu. Setelah Kamu mendapatkan kodenya, Kamu harus memasukkannya ke dalam kotak yang telah disediakan.
  6. Setelah itu, Kamu harus mengkonfigurasi pengaturan awal untuk PC Monitor Manager kamu. Berikan nama pada PC Kamu yang bisa dan mudah diingat. Kemudian, tekan "Okay" untuk memulai memonitor komputer Kamu.
  7. Buka aplikasi PC Monitor dari Android Kamu. Selanjutnya, aplikasi  akan meminta Kamu untuk memasukkan username dan password Kamu. Ketik informasi yang sama di sini yang Kamu gunakan untuk komputer Kamu selama instalasi PC Monitor.
  8. Sekarang Kamu seharusnya sudah bisa melihat nama komputer Kamu pada layar Android Kamu dan Kamu bisa mulai pemantauan dengan menekan pada layar.
  9. Kamu juga bisa menambahkan lebih dari satu PC dalam daftar dengan hanya membuat beberapa akun  pengguna pada aplikasi PC Monitor Manager di komputer Kamu.
Cara Mengubah Android Menjadi Speedometer

Cara Mengubah Android Menjadi Speedometer


Rate this item
(2 votes)
spedometer
Perangkat Android high-end memiliki built-in alat perangkat keras seperti penerima GPS, giroskop, monitor suhu dan kamera resolusi tinggi. Mengingat fleksibilitas sistem operasi ini, pengembang aplikasi bisa menghasilkan aplikasi yang menggunakan alat ini dan membawa fungsi tambahan.
Google Play Store memiliki beberapa aplikasi gratis yang sangat baik yang memungkinkan Kamu mendeteksi benda logam, menggunakan kompas arah, membantu Kamu melakukan pengukuran dan membuat perhitungan berdasarkan kecepatan, waktu dan jarak. Jika Kamu ingin menggunakan ponsel Android Kamu seperti speedometer, Untuk itu Droiders bisa mendownload Aplikasi speedometer di PlayStore.
Ikuti langkah-langkahnya berikut ini :
  1. Pastikan perangkat Kamu terhubung ke internet dan jalankan aplikasi Google Play Store dari layar awal Android Kamu.
  2. Gunakan fitur pencarian Play Store, cari ' Ulysse Speedometer ', yang dikembangkan oleh ' binarytoys '. Aplikasi ini gratis sehingga Kamu bisa dengan mudah men-download dan menginstalnya, namun Kamu akan menjumpai iklan saat Kamu menggunakannya.
  3. Aplikasi ini membutuhkan akses ke fungsi GPS, sehingga Kamu harus mengaktifkan penerima GPS Kamu melalui halaman pengaturan. Carilah 'Location services' dalam pengaturan. Location services akan memiliki pilihan ' Use GPS satellites', yang perlu diperiksa untuk memungkinkan penerima.
  4. Setelah GPS Kamu diaktifkan, Kamu bisa menjalankan aplikasi Ulysse Speedometer dari laci aplikasi.
  5. Layar utama aplikasi terlihat futuristik dan antarmuka yang sangat baik. Kamu harus melihat alat pengukur melingkar dengan informasi. Jika Kamu tidak mengaktifkan GPS sebelumnya, aplikasi akan memiliki sebuah lingkaran kecil menyuruh tekan untuk mengaktifkan GPS, tekan untuk masuk ke Location settings dan mengaktifkan GPS.
  6. Aplikasi ini akan memindai sinyal GPS dan lingkaran GPS berisi jumlah satelit.
  7. Setelah aplikasi telah memperoleh kunci GPS, Kamu bisa menempatkan perangkat pada dashboard mobil Kamu dan mulai bergerak. Pengukur terbesar akan menampilkan kecepatan Kamu saat ini. Jika Kamu menekannya, Kamu bisa memilih untuk mengubah unit dan menetapkan kecepatan maksimum.
  8. Kotak-kotak yang lain, berjudul ' Trip ' dan ' Today' secara default akan menampilkan jarak tempuh dan durasi waktu mengemudi Kamu. Meteran perjalanan bisa direset, sedangkan Hari meter akan melacak perjalanan Kamu sehari-hari, yang bisa diakses kemudian.
  9. Ada juga meter kompas dan indikator kecepatan rata-rata. Indikator ini bisa dimanfaatkan untuk mengubah layar mereka.
  10. Aplikasi ini sangat akurat dan Kamu bisa menghitung nya untuk kendaraan kamu.
Membuat Android jadi Kamera Pengintai

Membuat Android jadi Kamera Pengintai


Rate this item
(4 votes)
Airdroid
Beberapa waktu lalu, AI sudah memposting tentang aplikasi android yang bernama AirDroid. Pada tulisan ini, kami ingin memberikan contoh pemanfaatan aplikasi AirDroid sebagai aplikasi pengintai / CCTV yang realtime.
Lumayan kan, untuk mengisi waktu di hari minggu biar tidak digunakan hanya untuk tidur. Untuk melakukan tips dan trik aplikasi android, saya menggunakan beberapa peralatan di bawah ini
Yang dibutuhkan
1.Tablet Android
Kami akan menggunakan kamera yang ada pada tablet ini sebagai kamera CCTV / kamera pengintai. Selain tablet, kamu bisa menggunakan perangkat android lain yang memiliki kamera.
2.Router Prolink WNR1012
Digunakan untuk membuat jaringan, sehingga laptop dan tablet yang saya gunakan untuk melakukan tips ini bisa terhubung.
Kita bisa melakukan tips dan trik ini tanpa menggunakan router, asal laptop / komputer yang kamu gunakan bisa dijadikan access point (AP). Sehingga laptopmu bisa terhubung dengan perangkat android.
3.1 Unit Laptop
Laptop harus sudah dilengkapi dengan fasilitas Wifi. Biasanya wifi di laptop dapat digunakan sebagai access point / hotspot. Sehingga perangkat android bisa bergabung di dalamnya.
4.Aplikasi AirDroid
Harus diinstall terlebih dahulu sebelum melakukan tips dan trik ini. Jika belum, langsung download AirDroid gratis di Google Play Store. Download disini
5.Browser
Droiders bisa menggunakan browser apapun di komputer / laptop yang akan kamu gunakan untuk mengintai. 
Berikut penampakan semua perangkat yang saya gunakan pada percobaan berikut ini.
peralatan
Peralatan yang kami gunakan Buat Hotspot / Access Point
Nyalakan router dan buat sebuah Access Point / Hostpot. Bagi yang tidak menggunakan router bisa memanfaatkan laptop sebagai acsess pooint. Saya asumsikan, semua sudah bisa membuat access point dan hotspot. Jika AP / hotspot sudah jadi, sambungkan laptop dan perangkat android dalam sebuah ap, Sehingga keduanya berada dalam jaringan yang sama.
Langkah Kerja

Setelah perangkat android dan laptop terhubung di satu jaringan, buka aplikasi airdroid di perangkat android. Aplikasi tersebut akan tampak seperti pada gambar di bawah ini
cara1
Pada screenshot diatas, AirDroid menampilkan alamat perangkatnya yang bisa kamu akses melalui browser komputer. Karena dalam percobaan ini kita tidak terhubung dengan internet, kita gunakan IP adress perangkat android tersebut yang berada pada 192.168.123.100:8888,
Masukkan alamat ip tersebut pada browser. Ketika kita menuju alamat tersebut, buka perangkat android yang kamu gunakan dan pilih Accept untuk mengizinkan browser komputer / laptop mengakses perangkat android. Jika kamu tidak mengizinkan perangkat android untuk mengakses, kamu tidak dapat mengakses perangkat tersebut melalui browser.
Setelah diizinkan, browser akan menampilkan menu di android yang bisa kamu akses melalui browser. Sekarang pilih menu kamera untuk menggunakan mengintai dengan perangkat androidmu.
Letakkan ponsel / tablet androidmu dimana saja kamu suka selama masih bisa terhubung dengan access point / hotspot yang sudah kita buat sebelumnya. Sekarang kamu bisa mengintai dengan perangkat androidmu.
Meskipun kamu mengakses kamera melalui browser, perangkat android tidak akan menampilkan aplikasi kamera. Meskipun screen terkunci, aplikasi tetap bisa diakses dengan browser.Selain itu, meski ada orang yang sedang menggunakan androidmu, mereka tidak akan tahu kalau kamu sedang menggunakan kamera depannya untuk melakukan pengintaian ekspresi wajah mereka.Tetapi apabila kamu menggunakan kamera android melalui browser, kamu tidak bisa menggunakan kamera di perangkat androidmu selama yang di browser aktif.
 
Pengintaian dengan AirDroid
cara2
Sayangnya kita hanya bisa mengintai secara realtime, belum bisa merekam video dengan aplikasi ini. Sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai pengintaian. Bukan perekaman video seperti CCTV.
Mungkin di masa yang akan datang aplikasi ini dapat digunakan untuk merekam video, sehingga kamu bisa menjadikannya CCTV di manapun dengan mudah.
Tips dan Trik Airdroid ini hanya kami coba di jaringan lokal, tetapi juga bisa dipergunakan melalui jaringan internet. Jika menggunakan fitur ini melalui jaringan internet, aktivitas data di perangkat android harus aktif terus menerus untuk mengirimkan data ke server. Sedangkan kita bisa mengakses melalui web.airdroid.com dan login terlebih dahulu. Kecepatan tangkap gambar tergantung kecepatan internet yang digunakan juga.
Cara Mengatasi Google Play “Mogok”

Cara Mengatasi Google Play “Mogok”

google-play
Apakah Anda pernah mengalami masalah saat mendownload apalikasi dari Play Store? Sebagai markas aplikasi dan game Android, mogoknya Play Store tentu bisa jadi masalah serius buat pengguna perangkat Android.
Berikut solusi yang bisa Anda ambil untuk mengatasi Play Store yang mendadak mogok:
1.Hapus Cache WhatsApp
mogok1
Jika ponsel Anda menginstal update WhatsApp pada tanggal 4 Agustus 2014, maka silakan clear cache WhatsApp Anda dengan masuk ke settings->apps->all->WhatsApp.
2.Bersihkan cache Google Play Store
mogok2
Masuk ke setting-> apps-> all dan cari Google Play Store. Berikutnya pilih clear cache untuk menghapus seluruh cache yang ada pada Play Store.
3.Hapus data Google Play Store
mogok3
Bila cara diatas tidak berhasil, Anda dapat mencoba menghapus data dengan memilih delete data.
4.Uninstal Updates
mogok4
Jika kedua cara diatas tidak membawa hasil, silakan lanjutkan dengan membatalkan instalasi update Google Play dengan memilih Uninstall Updates.
5.Google Play Service
mogok5
Jika ketiga cara diatas belum berhasil, Anda dapat melanjutkan dengan masuk ke settings->apps->all->Google Play Service. Sama seperti ketiga langkah diatas, Anda tinggal mencoba satu persatu mulai dari clear cache, delete data hingga uninstall Updates.
6.Hapus akun Google Anda dan restart.
mogok6
Silakan masuk ke settings->accounts lalu pilih akun Anda. Berikutnya tekan tombol menu dan pilih remove account. Selanjutnya ponsel akan restart dan Anda dapat sign in ulang dengan mengunjungi settings->account.
MANAJEMEN RAM DI ANDROID / LINUX

MANAJEMEN RAM DI ANDROID / LINUX

Banyaknya user yang awam tentang linux/android dan menyamakan persepsi salahyang mereka tahu dengan sistem operasi windows. perlu diingat, Android based on Linux, bukan windows… cara kerja, pengaturan, serta manajemennya juga berbeda karena berbeda sistem operasi
Tiga hal yang perlu diingat
  1. Android/Linux itu semua tentang efisiensi..
  2. Android mengganggap RAM itu adalah Sumber daya (Resource) yang harus digunakan
  3. Android memiliki AutoKiller Saat Low memory atau LMK
Konsep pemakaian memori Linux adalah semua tentang efisiensi. RAM adalah sumber daya yang harus digunakan, 100% jika memungkinkan, sepanjang waktu (jika memungkinkan).
Linux menggunakan RAM yang tidak digunakan untuk cache data danfilesystem meta-data dari perangkat penyimpanan lambat (Flash atau disk) karena mengambil informasi dari RAM jauh lebih cepat: Tidak ada hambatan (bottleneck) seperti media fisik lambat, slow buses or device clocks, dan tidak memerlukan dekompresi.
dekompresi : tiap aplikasi di android itu adalah compiled java within compressed zip.
jadi apk harus di dekompresi, sebelum aplikasi siap untuk di ekseskusi

 

LOGIKA KERJA RAM ANDROID/LINUX

Ram : meja kerja
CPU : pegawai
isi ram : barang-barang
Seorang pegawai (CPU), dia kerjanya mengatur, pendataan, stempel, dan tanda tangan…
mana yang lebih baik??
A. meja kerja pegawai tsb diisi penuh oleh barang2 yang sering dia pakai, kaya pulpen, scanner, printer, stempel, agar dia semakin cepat mengerjakan kerjaannya, semakin besar meja (RAM), semakin baik kerjanya.. atau..
B. meja kerjanya kosong, dan dia harus ambil pulpen ke tempat pengadaan pulpen, mau scan harus ke scanner di ujung kantor, mau nge-print harus jalan dulu ke printer
no.1 adalah cara Android/Linux bekerja
balik ke tulisan atas : Linux/Android itu semua tentang efisiensi..
Android menganggap RAM itu resource yang harus digunakan, 100% klo emang bisa..

HUBUNGAN RAM BATTERY

RAM usage tidak mempengaruhi battery
  1. Mengisi RAM itu diatur oleh Memory Controller BUKAN CPU/APU
  2. apapun yang di store di memory, digunakan atau tidak, tidak mengaktifkan CPU/APU, tapi oleh memory controller chip.
  3. Semakin sedikit FREE RAM di android semakin cepat, karena semua resource yg ada sudah tersedia di RAM, jadi tinggal panggil address resource di ram, tidak perlu mencari lalu me-load frameworks/bitmap/vector/content
The amount of data you hold in memory doesn’t influence the battery life as the complete memory has to be refreshed all the time, whether you store something there or not (the memory controller doesn’t know whether a part is “unused”).

LOGIKA :

Ram : meja kerja
CPU : pegawai
Isi ram : barang-barang
Sekretaris : Memory Controller
karena sekretaris tau apa yang sering pegawai pakai, oleh sekretaris meja kerja diisi barang2 yang sering digunakan.. pegawainya (cpu) ya tinggal pakai aja

LMK

Android sendiri sudah memiliki LMK (Low Memory Killer) untuk mengatur kebutuhan memory Di dalam LMK ini ada 6 pembagian untuk pengaturan task killer, yaitu:
  • FOREGROUND_APP : Aplikasi yang ada aktif dilayar saat ini
  • VISIBLE_APP : Aplikasi yang hidup dan berjalan di background karena masih melakukan sesuatu
  • SECONDARY_SERVER : sebuah proses/service yg dibutuhkan aplikasi yang sedang berjalan
  • HIDDEN_APP : is a process, that sits idle (but still alive) in case it’s needed by an app that’s alive and running. For the most part, we never want to adjust when these apps and processes are killed off.
  • CONTENT_PROVIDER : This is apps that provide data (content) to the system. HTC Facebook Sync? That’s a CONTENT_PROVIDER. So are things like the Android Market, or Fring. If they are alive, they can refresh and provide the content they are supposed to at the set interval. If you kill them, they can’t of course.
  • EMPTY_APP : I call these “ghosts.” They are apps that you have opened, but are done with them. Android uses a unique style of handling memory management. When an activity is ended, instead of killing it off Android keeps the application in memory so that opening them again is a faster process. Theses “ghost” apps use no battery or CPU time, they just fill RAM that would be otherwise empty. When this memory is needed by a different application or process, the RAM is flushed and made available for the new app. To satisfy the geekier people (like myself) Android does this by keeping a list of recently used apps, with the oldest apps in the list given the lowest priority — they are killed first if RAM is needed elsewhere. This is a perfect way to handle ‘ghost’ processes, so there’s no need to touch this part
walaupun sudah diatur oleh system, tapi kita bisa mengaturnya sendiri…
Setiap Handset mempunyai setting LMK yg berbeda-beda..
NOTES FROM ABANGKIS @id-android
Setiap service/app bisa dimatikan oleh android jika di rasakan perlu. Misalnya jika sistem merasa kekurangan memory maka service tersebut dimatikan berdasarkan skala prioritas yg ada. Ketika proses yg meminta memory banyak telah selesai. Maka system pun yg bertanggung jawab utk menyalakan servis itu kembali.
MENGAPA ANDROID TIDAK MEMBUTUHKAN TASK KILLER?
  • Kebanyakan Aplikasi akan keluar dengan sendirinya apabila user menekan tombol “back”
  • Jika menekan Home, Android will eventually kill it once it’s been in the background for a while.
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika membutuhkan memory
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika task/proses itu sudah selesai dilakukan
  • Android secara otomatis mematikan task/proses ketika user tidak menggunakannya dalam waktu lama
  • Hampir semua services yang berjalan di background menggunakan sedikit memory ketika aktif tapi tidak melakukan sesuatu.
  • Mematikan paksa aplikasi/task/proses memiliki efek samping yang tidak baik untuk system, karena CPU akan aktif untuk mengaktikan kembali task/proses yang dibutuhkan, dan memulai serangkaian proses untuk mengecek proses yang dibutuhkan.
PENYEBAB ANDROID CEPAT PANAS

PENYEBAB ANDROID CEPAT PANAS

Kendala panas pada smartphone android sudah menjadi rahasia umum bagi setiap pengguna jenis gadget satu ini. Bisa dikatakan “panas” sudah identik dengan keberadaan teknologi gadget android. Walau bentuknya kecil dengan fungsi telepon, tetapi kerjanya hampir mirip PC atau laptop. Bedanya, jika PC memiliki sistem pendingin berupa fan atau lainnya, sedangkan smartphone tidak demikian. Wajar jika Hp Android terkesan cepat panas dibandingkan feature phone atau Hp biasa.
Walaupun kebanyakan Hp Android Cepat Panas, tetap saja sebagai pengguna harus tahu batasan panas yang sering terjadi pada gadget. Panas yang terlalu melebihi kewajaran bisa saja menyebabkan terjadinya ledakan atau hal lain yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna smartphone untuk mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
Dan berikut ini adalah beberapa Penyebab dan Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas untuk Anda pengguna gadget android.
  1. Debu Yang Berlebihan
    Penyebab Hp Android Cepat Panas bisa terjadi karena debu yang berlebihan dan menutupi dan menghambat saluran suhu panas untuk keluar. Suhu panas pada Hp Android bisanya di netralisir dengan lubang-lubang kecil pada smartphone. Jika itu tertutup debu, maka kemungkinan besar Hp Android Cepat Panas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena debu berlebihan adalah dengan selalu membersihkan tempat penyimpanan smartphone Anda, seperti saku, tas, atau lainnya.Gunakanlah cover pelindung dengan bahan yang tidak menyerap debu pada smartphone.
  2. Kinerja Berlebihan
    Memaksa smartphone untuk bekerja keras menjalankan aplikasi bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Hal ini dikarenakan CPU beroperasi sangat cepat sehingga membuat dirinya sendiri memanas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena kinerja yang berlebihan ini adalah dengan memahami spesifikasi gadget kita. Jangan menjalankan aplikasi berat seperti game HD, GPS, streaming, atau lainnya melebihi batasan CPU dan RAM Hp Android Anda.
  3. Menggunakan Hp di Tempat Panas
    Pernakah Anda menelepon di bawah terik matahari karena kurangnya sinyal? Pasti Anda akan merasa Hp Android Anda cepat panas. Suhu sekitar bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Selalu menggunakan smartphone Anda pada tempat yang kondusif dengan suhu normal bisa menjadi Cara terbaik untuk Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
  4. Sinyal Bermasalah
    Biasanya ini sering dialami ketika Anda berada dalam suatu perjalanan melewati daerah yaang jauh dari BTS terdekat. Smartphone memaksakan diri untuk mencari sinyal secara terus menerus. Ini bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Solusinya, matikan sinyal internet Anda jika memang terdeteksi minim jaringan, atau jika perlu, menggunakan mode pesawat pada jaringan lemot bisa menjadi Cara terbaik untuk Mengatasi Hp Android Cepat Panas.
  5. Active Background Application
    Kebanyakan pengguna juga lupa menutup aplikasi yang sudah mereka buka. Padahal, hal ini sebenarnya membuat aplikasi tersebut tetap berjalan dan aktif (Active Background Application) di sistem smartphone. Ini bisa menjadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas karena hal ini bisa dengan menutup setiap aplikasi yang sudah selesai digunakan. Bisa juga dengan menggunakan aplikasi pembersih RAM yang ada di PlayStore.
  6. Kerusakan Pada Baterai
    Kondisi baterai smartphone yang tidak layak pakai bisa mejadi Penyebab Hp Android Cepat Panas. Sistem kerja baeterai yang tidak optimal membuat hardware berjalan tidak stabil. Oleh karena itu, mengecek optimalisasi kinerja baterai bisa menjadi salah satu Cara Mengatasi Hp Android Cepat Panas. Disinilah pentingnya ketersediaan aksesoris perangkat yang Anda beli jika ingin mengganti baterai yang baru.
Nah, itu dia penyebab-penyebab mengapa Android kalian cepat sekali panas.
MENGAPA TERJADI FORCE CLOSE DI ANDROID ?

MENGAPA TERJADI FORCE CLOSE DI ANDROID ?

Apakah smartphone Android kalian pernah mengalami Force Close? Mengapa bisa terjadi force close? Kali ini saya akan membahasnya, supaya kita tidak salah kaprah dalam menghadapi FC ini.
Begini pesan force close di Android OS :

“The application has stopped unexpectdly. please try again, Force Close”

Peristiwa ini tentu pernah dialami oleh seluruh pengguna Smartphone Android. Force close ini hampir serupa dengan :
Windows : “This program is not responding, End Now”
Symbian : “App Close main error/ Application Closed, close some applications and try again”
Ada beberapa penyebab smartphone Android force close. Penyebab-penyebab itu adalah :
MASALAH RAM
RAM merupakan salah satu komponen penting dalam Smartphone Android. RAM berfungsi untuk menampung aplikasi-aplikasi yang sedang dijalankan dan mengolah multitasking. RAM di bermacam-macam sp Android tersedia ukuran: 256 MB, 512 MB, 768 MB, 1 GB, 1.5 GB, 2 GB, dan yang terbesar saat ini adalah 3 GB.
Jika RAM hampir penuh, karena banyak aplikasi yang berjalan sekaligus, maka aplikasi/games yang tidak kebagian cukup tempat akan force close. Misalnya untuk menjalankan games HD X dibutuhkan RAM 100 MB, sedang sisa available/free RAM kita hanya 20MB, maka games itu akan force close.
Yang mengkonsumsi RAM di Android OS yakni sistem androidnya, UI Smartphone, service pack, aplikasi2 Google (Google Search, Google Play, Google Maps, GMail, dll), aplikasi2 chatting (WA, BBM, Line, Wechat, Kakaotalk, dll), aplikasi2 launcher, dan widget.
APLIKASI TIDAK COMPATIBLE
Penyebab munculnya Force Close selain masalah RAM, adalah aplikasi yang tidak compatible untuk dipasang di OS/Smartphone Android itu. Misalnya kita memasang aplikasi Nova Launcher di OS Android Froyo, nah ketika dibuka launchernya tentu akan muncul Forcle Close. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini karena Nova Launcher hanya bisa dijalankan di OS Android ICS dan OS diatasnya.
BUGS APLIKASI
Bugs Aplikasi merupakan masalah/error yang muncul karena kesalahan bagian dari aplikasi itu sendiri / aplikasi belum sempurna / aplikasi masih tahap beta. Biasanya beberapa developer akan memberikan update di aplikasi itu untuk menghilangkan masalahnya.
KETIDAKCOCOKAN HARDWARE
Masalah Force Close dapat juga ditimbulkan karena ketidakcocokan/kekurangan fasilitas hardware. Contohnya :
  • Memasang game Asphalt 8 Airbone, tapi arsitektur processor kita jadul, ARMv6 (Asphalt 8 dapat dijalankan di processor minimal ARMv7)
  • Memasang aplikasi Flash Light, tapi kamera kita tidak mempunyai lampu flash
Hal yang paling sering mengalami Force Close adalah Games-games HD. Hal ini karena games-games HD memerlukan spesifikasi minimal tertentu (processor, gpu, dan resolusi layar)
KESALAHAN PENEMPATAN FILE / FOLDER
Mungkin diantara kalian melihat memori internal kita penuh, lalu kita memindahkan sebagian folder ke memory card, tanpa kita sadari folder tersebut dibutuhkan oleh aplikasi tertentu untuk berjalan. Maka ketika aplikasi dijalankan, yang harusnya membaca file-file yang ada di folder semula sebelum dipindahkan, tapi karena folder tersebut sudah tidak ada/dipindahkan maka aplikasi akan force close
Penyebab Lainnya :
  • System Crash
  • Kernel tidak mampu mengeksekusi perintah
  • Bentrok dengan aplikasi serupa yang lainnya
  • Kesalahan konfigurasi aplikasi
  • Masalah temporary file
Oke sementara itu dulu alasan mengapa smartphone Android kita mengalami Force Close. Bila ada yang ingin menambahkan, silahkan tambahkan di kolom komentar :)
PEMAHAMAN SALAH KAPRAH TENTANG TASK KILLER ANDROID

PEMAHAMAN SALAH KAPRAH TENTANG TASK KILLER ANDROID

(Alasan mengapa Android Task Killer Tidak Kita Butuhkan)

 Android task killer  adalah salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh (download) oleh para pengguna handphone Android. Aplikasi ini memiliki fungsi untuk mematikan aplikasi-aplikasi lainnya baik aplikasi yang sedang aktif maupun aplikasi yang sedang berjalan di background.
 
Dikatakan bahwa dengan mematikan aplikasi atau game Android menggunakan Android Task Killer, hp Android anda akan bekerja lebih cepat dan lebih hemat baterai. Namun, apakah memang benar kenyataannya seperti itu? Untuk mengetahui mengenai hal tersebut, ada baiknya anda mengetahui cara kerja sistem Android terlebih dahulu. Namun bila anda tidak memiliki waktu banyak bisa langsung ke bagian Rangkuman di bagian bawah
Advance Task Killer
Sistem Kerja Android dan Salah Kaprah Mengenai Task Killer
Jika anda menginstall Android task killer, sebagai contoh yang terkenal Advance Task Killer, pada aplikasi tersebut akan terlihat daftar aplikasi yang sedang aktif dan aplikasi yang sedang berjalan di ­background (aplikasi yang masih berjalan namun sudah/sedang tidak digunakan). Pada Aplikasi tersebut tertera juga sisa memori RAM (available memory) yang tidak terpakai pada telepon anda.
RAM: Random Access Memory adalah memori sementara yang digunakan oleh CPU (Central Processing Unit) untuk mengakses informasi atau data-data yang diperlukan untuk menjalankan suatu “proses”. Semakin besar RAM, maka secara garis besar akan mempercepat kinerja sistem karena CPU dapat mengakses lebih banyak informasi pada saat yang bersamaan. Jika anda mematikan salah satu aplikasi, maka available memory akan meningkat. Anda dapat mematikan aplikasi satu persatu maupun sekaligus. Anda dapat mengaturnya agar dapat mematikan aplikasi secara otomatis pada interval waktu tertentu atau ketika layar dimatikan.
Setiap aplikasi Android yang berjalan akan “memakan” memori RAM telepon anda. Semakin banyak aplikasi yang diaktifkan, semakin sedikit sisa memori (available memory) yang tersisa. Hal inilah yang sering disalah artikan oleh pengguna handphone Android. Kebanyakan dari pengguna berpikir semakin sedikit aplikasi yang aktif dan semakin banyak sisa memori yang tersedia, maka semakin cepat kinerja ponsel dan juga akan semakin irit baterai. Hal ini tidaklah benar. Pada sistem Android, setiap aplikasi yang tidak aktif digunakan akan disimpan dalam sistem “memori” telepon.
Aplikasi yang disimpan dalam memori atau berjalan di background akan lebih cepat untuk di aktifkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Dengan mematikan aplikasi yang berjalan di background justru akan membuat handphone mengeluarkan energi lebih banyak ketika aplikasi tersebut ingin diaktifkan kembali yang pada akhirnya justru membuat baterai menjadi boros.
Selama aplikasi tersebut tidak aktif atau tidak menggunakan CPU dan hanya menggunakan memori RAM HP Android anda, maka aplikasi tersebut tidak akan membuat ponsel anda menjadi lebih boros. Anda juga tidak perlu khawatir kekurangan memori RAM jika sewaktu-waktu anda ingin mengaktifkan, misalnya game HD (high definition) yang membutuhkan RAM besar, karena sistem Android akan secara otomatis mematikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background yang tidak diperlukan agar dapat memberikan available memory (RAM) yang lebih banyak. Artinya anda tidak perlu khawatir akan ada penurunan performa handphone jika banyak aplikasi yang berjalan di background.
Sistem kerja Android yang secara otomatis mematikan aplikasi bila diperlukan membuat beberapa (bahkan banyak) pengembang aplikasi yang membuat aplikasi android yang tidak memiliki tombol exit, atau setidaknya tombol exit agak merepotkan untuk di akses.
Catatan: Kondisi ini berlaku untuk sistem operasi Android. Untuk sistem operasi lainnya, pada umumnya tidak akan secara otomatis mematikan aplikasi bila dibutuhkan RAM lebih banyak, sehingga untuk meningkatkan kinerja, pengguna harus mematikan aplikasi yang tidak terpakai.
Resiko Menggunakan Android Task Killer
Penggunaan task killer memiliki resiko. Jika anda tidak sengaja mematikan aplikasi yang diperlukan oleh sistem Android, maka ponsel tidak akan beroperasi sebagaimana mestinya. Sebagai contoh, tanpa sengaja aplikasi push email anda matikan dan ponsel Android anda terlihat seperti berjalan normal, namun tanpa disadari anda tidak akan menerima notifikasi bila ada email baru.
Namun, sebenarnya hal ini sudah di antisipasi oleh pembuat Advance Task Killer (ATK) dengan membuat pengaturan ignore list (daftar hirau) yaitu anda dapat menentukan aplikasi mana saja yang tidak boleh dimatikan. Selain itu ATK dapat membantu anda untuk memilih aplikasi mana saja yang sebaiknya di masukkan dalam ignore list secara otomatis.
Masih Perlukah Task Killer?
Saya pribadi masih menginstall ATK pada handphone Android yang saya miliki. Hal ini bukan untuk mematikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background, namun untuk memudahkan saya untuk mematikan aplikasi yang berjalan dengan tidak semestinya (error). Dari sisi performa dan kinerja baterai, saya tidak menemukan perbedaan saat dahulu saya masih aktif menggunakan ATK dengan saat sekarang saat saya jarang sekali menggunakan ATK.
Rangkuman dan Pertanyaan
1. Apa itu Android Task Killer?
Jawab: Adalah aplikasi Android untuk mematikan aplikasi-aplikasi lainnya baik secara manual maupun otomatis
2. Apakah penggunaan Android Task Killer akan mempercepat kinerja dan menghemat baterai hp Android yang saya miliki?
Jawab: Tidak juga
3.Kalau begitu, maka tidak diperlukan RAM besar pada handphone Android?
Jawab: Tergantung kebutuhan. Sebagai contoh, bila sebuah aplikasi katakanlah membutuhkan RAM sebesar 300 MB untuk dapat berjalan dengan normal, dan dari sisi hardware handphone Android hanya memilik RAM sebesar 256 MB, maka walaupun semua aplikasi yang berjalan di background sudah dimatikan oleh sistem Android, namun tetap saja akan terjadi kondisi dimana aplikasi tidak dapat berjalan / berjalan lambat akibat kekurangan RAM.
4. Saya menggunakan Android Task Killer dan saya merasakan kinerja ponsel saya meningkat dan lebih hemat baterai.
Jawab: Hal tersebut bisa diakibatkan oleh tiga hal. Yang pertama, task killer mematikan aplikasi yang tidak bekerja dengan sempurna (aplikasi rusak / bad code) yang membuat sistem operasi Android dan CPU bekerja ekstra. Kedua, task killer mematikan aplikasi yang menggunakan koneksi internet secara terus menerus danketiga, itu hanya sugesti anda saja
Kesimpulan
Sejak lama topik ini merupakan perdebatan yang cukup panas dan pada forum-forum Android banyak yang saling memberi pendapat baik berdasarkan pengalaman masing-masing maupun dengan menggunakan data teknis yang mereka miliki.  Sebagian mengatakan bahwa Android Task Killer sangat diperlukan, sebagian lainnya mengatakan sebaliknya.  Saya tidak menganjurkan dan juga tidak melarang anda untuk menggunakan Android task killer. Apabila anda merasa nyaman dan merasakan manfaat dari penggunaan Android Task Killer, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
Task killer diperlukan untuk mematikan aplikasi yang berjalan dengan tidak semestinya, misalnya dalam kasus yang kadang2 saya alami, saat aplikasi browser Opera tidak mau koneksi ke internet, saya matikan terlebih dahulu menggunakan task killer lalu saya aktifkan kembali Browser Opera dan koneksi menjadi normal kembali.
Saya Sarankan jangan mengatur task killer untuk secara otomatis mematikan aplikasi pada handphone Android anda, karena ada kemungkinan membuat sistem operasi Android menjadi tidak stabil. Namun, jika anda yakin bahwa aplikasi yang akan dimatikan secara otomatis tidak akan membawa dampak apapun pada HP anda, hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KOMO CELL II PHONE ACC - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger